Seni Menjual Yang Awet Dalam Internet Marketing

Pada dasarnya setiap manusia di dunia ini telah di bekali dengan kemampuan untuk menjual, bahkan sejak lahirpun kita sudah punya kemampuan itu.

Lihatlah bagaimana seorang bayi yang masih belum bisa bicara merengek-rengek ketika sedang kehausan, dengan cara tersebut, si bayi berusaha menarik perhatian ibunya agar ia mengabulkan permintaannya yakni minta agar di buatkan susu oleh sang ibu.

Cara tersebut merupakan isyarat dan bentuk komunikasi yang menandakan bahwa si bayi menginginkan sesuatu kepada ibunya dalam hal ini minta di buatkan susu.

Bukankah itu adalah cara menjual yang sederhana ?

internet marketingSeperti itulah sebenarnya kekuatan dasar kita dalam menjual, bahwa setiap manusia mempunyai ciri khas dan gaya masing-masing dalam menjual. Kegiatan menjual merupakan pekerjaan yang menuntut daya tarik yang sangat erat hubungannya dengan seni.

Disini di butuhkan nilai-nilai kedisiplinan yang tinggi dan sebuah jiwa yang tidak hanya mementingkan diri sendiri tapi juga bisa mengerti akan perasaan pembeli.

John Wanemaker salah satu bapak marketing mempunyai paham Service Principle menyatakan bahwa: “Berikanlah service yang terbaik, dan kualitas yang bermutu, maka dengan sendirinya pasar akan tumbuh di depan rumah anda

Dalam dunia internet marketing, kita sering menjumpai iklan-iklan baris di internet yang menawarkan produk atau jasa dengan cara menjual yang beraneka ragam, ada yang menggunakan kata-kata yang bombastis, ada yang berkoar-koar, ada yang biasa-biasa saja, adapula denga cara yang sangat halus.

Medianya pun bervariasai, mulai dari yang modalnya hanya URL yang di berikan suatu merchant, mengandalkan iklan baris, email, hingga sampai membuat blog marketing.

Apapun medianya…nggak jadi persoalan, tapi yang pasti jika kita menginginkan hasil yang lebih optimal dan berkesinambungan…kita harus bisa menjalin hubungan yang baik dengan pengunjung, karena disinilah sebenarnya letak kunci marketingnya

Bukankah pepatah bilang “pembeli adalah raja”

Oleh karena itu layanan yang baik merupakan salah satu kunci suksesnya internet marketing, selain itu produk yang bermutu juga menjadi salah satu syarat suksesnya penjualan bukannya “tabrak terus lari”, dimana sering terjadi oleh para marketer, dimana diawal-awal sebelum terjadinya transakasi (pembelian produk) mereka menjanji-janjikan kepada pengujung untuk cepat bisa cepat kaya, mereka menampilkan screen shot rekening yang seolah-olah dari hasil bisnis internetnya, bahkan menampilkan testimional-testimional yang nggak jelas dari mana datangnya, kadangkala juga terjadi ketidaksesuaian antara sales latter yang dijanjikan dengan produk dan layanan yang di berikan.

Inilah yang membuat citra bisnis internet marketing indonesia menjadi ternodai, produk yang tadinya bagus menjadi ikut-ikutan jelek di karenakan munculnya para marketer-marketer yang nggak bertanggung jawab tersebut.

Hendaknya dihindari setiap kali kita menjual sesuatu di karenakan pembeli tersebut membeli karena terpaksa, atau merasa tertipu, karena hal itu hanya akan membuat citra kita menjadi buruk dan cepat atau lambat citra buruk yang kita bawa selama ini lama kelamaan akan tersebar kemana-mana dan sudah tentu menghambat keberhasilan kita dalam menjalankan internet marketing.

Ini tentu menjadi suatu kerugian yang sangat besar bagi kita sendiri, disaat bisnis internet lagi booming-boomingnya, kita malah menjadi penontoan dari luar.

Bahkan akhir-akhir ini muncul tantangan-tantangan keras dari sebagian blogger dengan membuat parodi internet marketing yang ditujukan bagi mereka, khusunya para pemilik produk yang isinya tentu saja menyindir mereka-mereka pembuat produk yang nggak bermutu.

Padahal kalau saya cermati, nggak semuanya demikian, ada yang baik dan ada pula yang memang nggak baik, semuanya tergantung dari sudut pandang mana kita berfikir, dan itu juga tergantung tingkat pemahaman seseorang dalam membeli produk.

Misal saja bagi sebagian orang menganggap produk A adalah baik bagi dirinya karena memang memenuhi kebutuhannya, sedang sebagian yang lain menganggap produk A adalah produk yang nggak baik karena mereka menganggap produk tersebut sudah tidak mereka perlukan dan memang mereka telah menguasainya (faham).

Inilah yang menyebabkan perbedaan sudut pandang antara satu dengan yang lain sehingga muncul-muncul tantangan-tantangan seperti diatas

Oleh karena itu saya mengajak kepada rekan netter semua baik sebagai pemilik produk maupun affiliate, untuk bisa besikap kritis terhadap persoalan-persoalan diatas dan tidak hanya menerima begitu saja agar tidak mudah saling menyalahkan antara satu dengan yang lain.

Saya juga menghimbau bagi para owner (pemilik produk/jasa), untuk tidak hanya menampilkan untungnya saja dengan menampilkan sales latter yang nggak masuk akal dan dibuat-buat bahkan sangat berlebihan tanpa melihat realita yang ada.

Begitu juga kepada para pembeli suatu produk, untuk meneliti lebih cermat lagi produk yang akan di belinya misalkan saja melihat manfaat apa saja yang ia peroleh ketika membeli produknya, biasanya sales latter yang baik adalah menampilkan daftar isi terhadap produknya dan bukannya “membeli kucing dalam karung”.

Produk yang bagus biasanya juga banyak peminat dan banyak yang merekomendasikannya, anda bisa cek popularitas suatu web dengan mengetikkan di Google dengan mengetikkan “site:produk populer”, maka seketika anda akan tahu jawabannya.

Konsep seni menjual tanpa pembeli merasa terpaksa atau tertipu adalah mengutamakan kepentingan-kepentingan pembeli dengan jalur berbuat kebaikan kepadanya, sebab dengan cara kita memenangkan pembeli..itu ibarat kita “menanam” baru kemudian kita akan “panen”.

Baiklah sekian dulu artikel yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat terimakasih.

Umar Hadi

Penulis lepas artikel bisnis dan internet marketing,
Website di KunciMarketing.com: bisnis internet marketing dan Stop dreaming start action

6 responses to “Seni Menjual Yang Awet Dalam Internet Marketing”

  1. Ferry Prima

    tidak semua yang banyak direkomendasikan juga bisa dibilang produk bagus sih. ada banyak orang merekomendasikan hanya untuk mendapat komisi ajah.

    Mungkin paling baik adalah mengcek kredibilitas si produsen produk dari blogger2 lain yang sudah termasuk istilah “top”.. Ada ada cara lain??

  2. Ardy Pratama

    Kalau saran dari saya sih bagi pemilik produk internet yg baru, yg ingin membuat produk sendiri, ada baiknya belajar dari yg terbaik. Belajar model bisnis apa saja yg ada di internet, belajar bagaimana membuat produk yg berkualitas, bagaimana membangun sistem bisnisnya, dll. Jadi produk yg akan dipasarkan benar2 siap jual dan berkualitas. Bukan produk asal buat yg berimbas kepada marketer2 lain yg memiliki produk berkualitas.

    Ini cukup penting menurut saya, kenapa? Citra internet marketing sempat terpuruk karena banyaknya produk yg terlalu hype, berlelbihan, tapi ternyata isinya setengah-setengah. Kalau pemula yg ingin belajar bisnis internet kemudian mendapatkan produk tsb apa yg akan terjadi? Merkea akan berpikir bahwa semua produk internet sama aja, sama dustanya…

    Makanya buat para pemula yg memang mau menjual produk saya sarankan belajar dulu kepada yg memang sudah sukses :)

  3. Hasan Achmad

    Saya setuju sekali, pembeli ada raja, layani pembeli baik seorang raja. Artikel yang menarik

  4. didik

    artikel diatas menarik sekali,, dan mengkin masyarakat indonesia yang ingin memmulai bisnis di internet sangat, bahakan brimbang dg banyaknya yg takut ketika mulai bisnis diinternet. Dg alasn bahasa marketing yang bombastis (baca bisnis MLM). Dan patutu di sosialisaikan pada masyarakat bahwa internet adalah gudangnya ilmu juga internet gudanganya maling.

  5. abadi

    Salah satu kunci menjual di internet adalah seo. Mungkin dari sisi seo nya bisa dibahas lebih lanjut.
    Thx artikel yang manarik :)

  6. vidya

    Yang jelas, bagaimana kita bisa menghargai client kita dengan manajemen yang baik,. Membangun sebuah kerjasama yang dialandasi saling percaya, jujur dan amanah adalah modal utama untuk mengembangkan usaha., keep berbagi! salam dari PMRELOAD

Leave a Reply

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape