Jika anda suka durian, maka anda pasti bisa membedakan antara durian yang dikarbit (bahkan disuntik) dengan durian yang matang dari pohon. Masalahnya saya disini bukan sedang bicara soal buah karbitan.. hehehe.. Tapi saya melihat ada persamaan antara buah karbitan dan situs karbitan serta teknik SEO karbitan.
Berhubung artikel ini dibaca oleh semua pengguna internet dari seluruh dunia, maka perlu saya samakan dulu persepsinya. Kalau di daerah saya sih istilahnya karbitan, gak tahu kalau didaerah lain. Apa sih buah karbitan?
Buah karbitan adalah buah yang dipaksa untuk matang padahal belum waktunya. Bahkan saya pernah nonton di TV, saat ini tekniknya beda lagi, bukan cuma dikarbit, tapi juga disunting biar dalamnya kelihatan bagus. Keuntungannya jelas, panen lebih cepat dan uang juga lebih cepat didapat.
Tapi meski begitu, buah karbitan tetaplah karbitan. Cepat atau lambat akan ketahuan dan hasilnya tentu sudah pasti. Di banned dari Google… eh.. dari pasar. Bukan cuma penjualnya, tapi seluruh pedagang di sekitar lokasi itu akan kena dampaknya.
Dalam SEO juga ada istilah SEO karbitan dan SEO matang di pohon. Hehehe… jangan cari di google istilah itu, karena baru saya temukan siang ini saat nulis artikel.
SEO karbitan adalah anda mengupayakan SEO dengan cara memaksa. Menggunakan software2 otomatis, melakukan penyebaran backlink dengan cepat dan membabi buta. Hasilnya memang bagus. Anda langsung melejit di halaman pertama bahkan posisi pertama.
Tapi jangan terlalu bangga dulu, karena SEO matang pohon jalannya memang lamban, tapi dia begitu kuat menyodok anda hingga anda harus jatuh berguguran. SEO itu seni, bukan teori dan praktek. Jika anda cuma membaca buku atau ebook lalu praktek persis apa kata ebook itu, maka biasanya akan ada salah persepsi. Dan akibatnya tentu fatal.
Dari beberapa referensi yang saya dapatkan, ternyata secara normal sebuah blog atau web itu mendapat 6-8 backlink per hari. Jika anda melebihi batas itu, maka busss.. anda telah mengkarbit website anda.
SEO juga sangat tergantung persaingan. Tidak semua hal harus di SEO-kan. Misalnya untuk ebook, jarang sekali orang beli ebook gara2 nemu di Search Engine. Itulah kenapa ebook WordPress dan Bisnis Online yang saya tulis dan saya jual di CafeBisnis.com tidak saya optimasi sama sekali. Hasilnya bisa ditebak, sulit menemukan web ini di google.
Tapi anehnya, penjualan web ini tetap lancar. Kok bisa? Karena saya mengoptimalkan web saya yang lain. Web ini saya jadikan pintu masuk menuju web penjualan. Pengunjung datang 90% lebih dari Google. Dan dari sana proses penyaringan di mulai dan saya mendapatkan pembeli ebook saya. hehehe…


nice posting,,, I like..
smoga aja tidak jadi blogger karbitan …. ^_^
Seneng rasanya bisa nemuin blog ini, apalagi bisa ketemu artikel hebat ini……